Jenis Lensa Kamera DSLR CANON dan Fungsinya

Jenis Lensa Kamera DSLR CANON dan FungsinyaMemahami jenis lensa kamera memang hal wajib bagi para pecinta fotografi, khususnya bagi para pemula yang ingin menjadi profesonal dalam dunia fotografi ini.

Mengapa demikian, karena setiap jenis lensa kamera memiliki fungsinya masing-masing. Foto/gambar yang dihasilkan tentu juga berbeda.

Bukan hanya itu, karena setiap gambar yang kita hasilkan dengan berbagai macam jenis lensa akan membuat gambar kita terlihat lebih baik jika kita menggunakan lensa yang tepat.

Namun bukan berarti kita harus memiliki atau membeli semua jenis lensa kamera yang ada, kecuali memang kita benar-benar membutuhkannya. Kita hanya perlu memilih satu atau beberapa jenis lensa sesuai kebutuhan kita.

Selain itu, sebelum kita menentukan lensa yang tepat tentu kita harus memiliki perangkat kameranya terlebih dahulu. Pada artikel sebelumnya kami telah memberikan beberapa referensi kamera dslr canon yang cocok untuk pemula dengan harga yang relatif murah.

Fungsi Lensa Kamera

Dalam bidang fotografi, lensa merupakan bagian vital dari kamera. Fungsi lensa pada kamera sendiri sama seperti fungsi lensa pada mata kita.

Perangkat ini berfungsi untuk memfokuskan pantulan cahaya dari objek agar dapat tepat ditangkap oleh sensor /film pada kamera. Jadi, lensa memiliki peran yang sangat penting pada sebuah kamera agar dapat menghasilkan gambar yang tajam.

Jenis Lensa Kamera DSLR CANON

Terdapat beberapa kriteria yang digunakan untuk membedakan jenis lensanya. Berikut ini adalah jenis lensa yang dibagi berdasar kriteria tertentu pada kamera DSLR Canon.

1. Lensa kit/ Lensa normal

lensa kit canonLensa ini biasanya merupakan lensa bawaan saat kita membeli kamera, lensa ini memiliki panjang fokal 18-55 mm. Untuk fotografi harian atau secara umum, panjang fokal seperti itu sudah cukup memadai untuk bisa mengcover keperluan pemotretan.

Ketajaman maksimum lensa kit ini bisa dihasilkan jika kita menggunakan aperture yang kecil, ditandai dengan nilai f besar, misalnya f/8-f/11, tentu juga harus diimbangi dengan pencahayaan yang cukup.

Lensa ini juga memiliki berat yang terbilang ringan yaitu sekitar 210 gram, sehingga simple dan praktis jika dibawa bepergian.

2. Lensa Fix/Lensa Tetap

lensa fix canonJenis lensa ini merupakan lensa yang tidak dapat di zoom. Fungsi zoom sendiri merupakan salah satu fitur yang ada pada lensa kamera yang berguna untuk merubah focal length pada lensa.

Jadi untuk lensa prime atau fix ini, untuk melakukan zoom atau menangkap gambar agar lebih besar, kita harus mendekat ke arah obyek.

Kelebihan lensa tipe ini adalah, kualitas gambarnya lebih baik. Terutama pada segi ketajaman gambar. Salah satu lensa fix dari Canon adalah Canon 50mm f/1.8.

BACA JUGA :  Tips dan Cara Mudah Foto Produk Makanan Dengan Hp

Untuk kalian yang menyukai foto potret tentu lensa ini sangat cocok, karena selain ketajamannya hasil blur/bokeh yang dihasilkan juga sangat baik.

3. Lensa Wide Angle

lensa wide angle canonLensa Wide Angle ini berguna untuk menangkap subjek yang luas dalam ruang yang sempit. Ciri khas dari lensa ini adalah membuat subjek lebih kecil dari ukuran sebenarnya.

Dengan lensa jenis ini, kita dapat memotret lebih banyak orang yang berjejer jika dibandingkan dengan lensa kit (standar). Semakin pendek jarak fokusnya maka semakin lebar pandangannya.

Lensa ini memiliki panjang fokus lebih pendek daripada lensa normal, sesuai dengan ukuran bingkai citra pada bidang film pada kamera film, maupun dimensi sensor foto pada bidang fokal pada kamera digital. Ukuran dari lensa Wide Angle sendiri sangat beragam mulai dari ukuran 17 mm, 24 mm, 28 mm bahkan 35 mm.

4. Lensa Tele

Lensa Tele canonSelanjutnya yaitu lensa tele, jenis lensa ini merupakan lensa yang digunakan untuk membidik obyek jarak jauh. Lensa ini memiliki focal length yang panjang. Oleh karena itu, fotografer dapat membidik obyek di kejauhan tanpa harus mendekati obyek foto.

Lensa tele banyak digunakan dalam berbagai keperluan fotografi. Mulai dari untuk fotografi alam liar, foto model, hingga fotografi olahraga.

Dengan menggunakan lensa ini, kita bisa mengambil gambar tanpa disadari oleh obyek yang difoto. Jadi sangat cocok bagi kalian yang suka candid fotografi.

5. Lensa fisheye/Lensa Mata Ikan

Lensa fish Eye canonLensa ini dapat menghasilkan gambar yang unik. Dengan menggunakan lensa ini, kita dapat menghasilkan gambar yang cembung di tengah. Oleh karena itu, lensa ini disebut dengan nama fish eye.

Pada dasarnya, lensa ini merupakan lensa ultra wide. Karena sangat lebar, maka terjadi distorsi lensa yang menjadikan gambar menjadi cembung di tengah layaknya mata ikan.

Namun, distorsi yang pada dasarnya merusak gambar ini ternyata memiliki efek yang unik. Oleh karena itu, lensa ini masih diproduksi hingga saat ini.

6. Lensa Makro

lensa macro canonSesuai dengan namanya, lensa makro digunakan untuk memotret benda/objek foto yang berukuran kecil. Lensa ini dapat menghasilkan gambar dengan perbandingan 1 : 1 dari objek yang difoto.

Lensa ini dapat digunakan untuk memotret objek yang berjarak hanya 1-2 cm dari lensa. Oleh karena itu, lensa ini dapat menghasilkan gambar dengan perbandingan 1:1 dengan obyek foto yang kecil.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh lensa ini adalah masalah ketajaman gambar. Lensa makro dikenal memiliki ketajaman yang sangat baik.

Kesimpulan

Dari semua jenis lensa DSLR CANON di atas memang memiliki fungsi serta keunikannya masing-masing, akan tetapi bukan berarti harus memiliki semuanya. Pilih jenis lensa sesuai kebutuhan adalah pilihan paling tepat.